MaterPembelajaran IPS kels 4 SD/MI
PETA
Nah teman teman Pada waktu kelas 3 dulu, kalian tentu pernah menggambar wilayah desa/kelurahan tempat tinggal kalian. Bahkan juga menggambar wilayah kecamatan dan kabupaten/kota. Ada batas wilayah, jalan, sungai, dan kantor pemerintahan. Mungkin juga ada gunung, danau, laut, dan sebagainya. Semua digambarkan pada kertas atau bidang datar, dengan perbandingan ukuran atau skala tertentu. Gambar yang kalian buat tersebut dikenal dengan istilah peta.
Jadi peta
adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar yang dibuat dengan
perbandingan atau skala tertentu.
Temen temen
bentuk peta itu bermacam macam looh. Ada peta datar, peta timbul dan peta
digital.
Ø -Peta datar
yaitu gambar permukaan buminya rata. Dibuat pada sebuah bidang datar seperti
kertas, kain, plastik, dan sebagainya.
Ø -Peta timbul dibuat sesuai dengan kenampakan
permukaan bumi aslinya. Peta ini menunjukkan tinggi rendah suatu wilayah.
Ø -Peta digital dibuat dengan teknologi komputer.
Gambarnya dapat ditayangkan melalui monitor.
Setiap
kantor pemerintahan memiliki peta. Kantor Desa/Kelurahan memiliki Peta
Desa/Kelurahan. Kantor Kecamatan memiliki Peta Kecamatan. Kantor Kabupaten/Kota
memiliki Peta Kabupaten/Kota. Kantor Gubernur memiliki Peta Provinsi. Di
samping itu juga memiliki Peta Negara yaitu Peta Indonesia. Di dalam peta
terdapat berbagai petunjuk dan informasi dari suatu wilayah.
Jenis Peta
Temen temen jenis peta dapat dibedakan menjadi
dua macam, yaitu peta umum dan peta tematik.
A.
Peta Umum
Peta umum adalah peta yang menggambarkan
seluruh kenampakan permukaan bumi. Peta ini memuat berbagai informasi, seperti
kenampakan alam maupun kenampakan budaya. Kenampakan alam antara lain berupa
gunung, sungai, danau, pulau, dan laut. Kenampakan budaya, misalnya : batas
wilayah, jalan raya, jalan kereta api, kota, bandar udara, pelabuhan, dan
sebagainya.
Peta
umum sering kita temui di sekolah-sekolah. Peta ini dapat dibagi menjadi tiga
kelompok, yaitu peta dunia, peta orografi dan peta topografi.
1)
Peta Dunia menggambarkan bentuk dan letak wilayah negara negara di dunia.
Contoh: Peta Dunia Kenegaraan
2)
Peta Orografi menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi, bercorak umum
dan berskala kecil. Contoh : Peta Kota Magelang
3)
Peta Topografi menggambarkan permukaan dan tinggi rendah bumi, yang dilengkapi
dengan kenampakan alam dan budaya.
B.
Pengertian Peta Tematik
. Peta tematik disebut juga sebagai peta
statistik atau peta tujuan khusus. Dilihat dari namanya, peta tematik ini
dibuat dengan tujuan tertentu.
Pengertian peta
tematik adalah peta yang menyajikan patron penggunaan ruangan pada tempat
tertentu sesuai dengan tujuan tertentu pula. Bisa dikatakan bahwa peta tematik
merupakan peta yang hanya menggambarkan satu tema saja, seperti peta yang
dibuat khusus untuk menggambarkan kepadatan penduduk suatu negara, jenis iklim
persebaran jenis tanaman tertentu, data perubahan iklim, dan lain sebagainya.
1.
Beberapa ciri peta tematik antara lain sebagai berikut
1) -Memiliki tema khusus
2) -Datanya berasal dari berbagai peta yang telah di overlay
3) -Informasi yang disajikan hanya terbatas pada tema yang telah
dipilih
2.
Jenis- jenis Peta Tematik
1) -Peta curah hujan (isohyet)
2) -
Peta kepadatan penduduk
3) - Peta penyebaran hasil tambang
4) -Peta hasil pertanian
5) -Peta geologi, dll
Unsur-unsur Peta
-Judul peta; judul
peta menunjukkan nama peta. Contoh : peta Indonesia.
-Garis tepi peta;
batas-batas pinggir gambar peta untuk menulis angka-angka derajat astronomis.
-Legenda; keterangan
yang menjelaskan symbol-simbol pada peta.
-Simbol; gambar
yang digunakan untuk mewakili objek-objek dalam peta.
-Skala; perbandingan
jarak pada peta dengan jarak yang sebenarnya.
Fungsi Peta
- Secara
umum fungsi peta dapat disimpulkan sebagai berikut:
· - Menunjukkan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.
· - Memperlihatkan ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di
permukaan bumi.
· - Menggambarkan bentuk-bentuk di permukaan bumi, seperti benua,
negara, gunung, sungai dan bentuk-bentuk lainnya.
· - Membantu peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi
daerah yang akan diteliti.
· - Menyajikan data tentang potensi suatu wilayah.
· - Alat analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.
· - Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.
· - Alat untuk mempelajari hubungan timbal-balik antara
fenomena-fenomena (gejala-gejala) geografi di permukaan bumi.




Komentar
Posting Komentar